SEMARANG – Dalam upaya menjaga standar mutu pelayanan kesehatan dan kualitas praktikum mahasiswa, Program Studi Fisioterapi Universitas Widya Husada Semarang menggelar agenda rutin Kalibrasi Peralatan Laboratorium Fisioterapi pada Selasa, 6 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Fisioterapi Universitas Widya Husada ini melibatkan tenaga ahli dari lembaga kalibrasi bersertifikat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh perangkat medis yang digunakan dalam proses belajar mengajar memiliki tingkat akurasi tinggi dan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Fokus pada Keamanan dan Akurasi
Beberapa alat vital yang menjalani proses pengujian dan kalibrasi antara lain:
- Ultrasonic Therapy (US)
- Electrical Stimulation (TENS/ES)
- Short Wave Diathermy (SWD)
- Spirometri
Ketua Program Studi Fisioterapi Program Sarjana menyampaikan bahwa kalibrasi ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral universitas. “Setiap alat yang digunakan oleh mahasiswa dalam praktik harus dalam kondisi prima. Akurasi alat sangat menentukan ketepatan dosis terapi yang nantinya akan mereka terapkan kepada pasien di dunia kerja,”
Mendukung Visi Unggul
Pelaksanaan kalibrasi di awal tahun 2026 ini juga menjadi bagian dari persiapan universitas dalam menghadapi peningkatan standar akreditasi dan persiapan uji kompetensi mahasiswa. Dengan alat yang terkalibrasi, data hasil riset dan praktikum mahasiswa dipastikan valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Diharapkan melalui pemeliharaan rutin ini, Universitas Widya Husada Semarang terus konsisten mencetak lulusan fisioterapis yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di kancah nasional.